Pedoman Gizi Seimbang Lebih Baik Dari 4 Sehat 5 Sempurna

Beda Pedoman Gizi Seimbang dengan 4 Sehat 5 Sempurna

53 Views

Diberitakan.com –  Makan makananan sehat merupakan salah satu hal yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh.  Sebagai mahkluk hidup makanan sehat juga membawa dampak baik bagi mood dalam beraktifitas sehari-hari. Haruskah mengikuti aturan makanan 4 sehat 5 sempurna yang sudah menjadi acuannya.

Akan tetapi tahukah Anda bahwa slogan tersebut sudah tidak cocok digunakan lagi saat ini. Awalnya slogan ini muncul sebagai kampanye pada tahun 1952. Sejak itu, 4 sehat 5 sempurna selalu menjadi prinsip utama bila ingin hidup sehat. Kemudian seiring berjalannya waktu dan berkembangnya ilmu pengetahuan, slogan ini tidak sesuai lagi dengan kehidupan di zaman sekarang.

Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan Indonesia telah mengeluarkan penggantinya, yaitu Pedoman Gizi Seimbang (PGS). Prinsip makan ini memang baru dikeluarkan dan disahkan pada tahun 2014 lalu, sehingga belum banyak yang tahu bahwa 4 sehat 5 sempurna tidak berlaku lagi.

Slogan 4 sehat 5 sempurna dinilai kurang pas dan digantikan akhirnya dengan Pedoman Gizi Seimbang.

Apa saja Pedoman Gizi Seimbang tersebut?, yaitu:

  1. Makan sehat saja tidak cukup

Dahulu, mungkin Anda berpikir jika ingin hidup sehat maka Anda tinggal memenuhi prinsip makan 4 sehat 5 sempurna. Ini berarti setiap makan harus ada makanan pokok, lauk yang terdiri dari protein hewani dan protein nabati, sayur, buah, dan susu sebagai penyempurnanya.

Pada kenyataannya, makanan bukan satu-satunya penentu status kesehatan Anda. Memilih makanan sehat saja tidak cukup untuk menjaga kebugaran dan kesehatan Anda secara keseluruhan.

Dalam pedoman yang baru ini, disebutkan beberapa anjuran lain bila Anda ingin hidup sehat. Di antaranya berolahraga rutin, mengatur porsi makan, memantau berat badan secara teratur, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar.

  1. Susu boleh menjadi pilihan terakhir

Bila Anda beranggapan bahwa menu diet sehat Anda baru akan sempurna kalau sudah minum susu, maka Anda keliru. Susu tentu baik untuk dimasukan dalam menu diet sehat Anda sehari-hari, tetapi sifatnya tidak selalu wajib. Pasalnya, susu memiliki kandungan yang sama seperti lauk protein hewani.

Kandungan lain yang ada di susu seperti kalsium, fosfor, dan zat besi, juga bisa Anda temukan dalam berbagai protein hewani lainnya. Jadi Anda dapat minum susu pada situasi tertentu, misalnya ketika dalam satu hari nutrisi yang masuk ke dalam tubuh dirasa kurang.

  1. Porsi tidak ditentukan

Di dalam slogan makan makanan sehat yang lama, tidak ada ketentuan dan aturan seberapa banyak porsi makan dalam sehari. Padahal, ketentuan porsi makan sangatlah penting untuk mencegah Anda mengalami kegemukan dan terserang berbagai penyakit kronis.

Sementara itu, pada Pedoman Gizi Seimbang Anda juga bisa mendapatkan pembagian porsi menu makanan sehat di dalam piring makan Anda.

  1. Variasi bahan makanan

Semakin banyak bahan menu makanan sehat yang Anda makan, semakin baik kandungan gizinya. Dalam Prinsip Gizi Seimbang, ditekankan juga untuk mengonsumsi beragam jenis bahan makanan.

Tidak hanya bergantung dengan satu jenis makanan saja, seperti makanan pokok yang bisa diganti dengan jagung, mi, ubi, atau kentang – tak harus nasi terus. Sedangkan di dalam slogan yang terdahulu tidak ada pesan tersebut.

  1. Harus banyak minum air

Dalam 4 sehat 5 sempurna, tidak disebutkan bahwa Anda harus mengonsumsi air mineral. Padahal, pemenuhan cairan sangat penting untuk menjaga kecukupan cairan di dalam tubuh Anda. Cairan yang paling baik untuk memenuhi kebutuhan Anda hanyalah air mineral.

Pada Pedoman Gizi Seimbang Anda dianjurkan untuk minum air putih setidaknya 8 gelas per hari atau sesuai dengan kebutuhan masing-masing. (berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas