Kebijakan PPDB DKI Jakarta 2020 Memecah Hegemoni ‘Sekolah Favorit’

Ilustrasi

9 Views

Jakarta, Diberitakan.com  – Kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta 2020 dengan seleksi usia untuk jalur zonasi oleh sebagian orang menganggap merugikan.

Akan tetapi secara hasilnya, kebijakan ini dipercaya sebagai kebijakan yang ideal, namun perlu keberanian lebih untuk diterapkan, di masa kondisi saat ini. Walaupun kebijakan ini sempat menuai polemik, khususnya bagi wali murid yang mendaftarkan anaknya ke SMP dan SMA/SMK.

Melihat hal itu Pengamat Pendidikan dari Center of Education Regulations and Development Analysis (Cerdas) Indra Charismiadji pun bersuara. Ia berpendapat bahwa menetapkan kriteria umur dalam seleksi jalur zonasi PPDB DKI Jakarta sebenarnya sudah ideal.

“Perlu disadari, kalau tidak ada kebijakan ini, anak-anak yang putus sekolah atau tidak melanjutkan sekolah sehingga usianya tua. Itu siapa yang mau mikirin? Mereka mau mendapat pendidikan di mana? Maka ini langkah tepat karena artinya pemerintah membuka akses bagi keberagaman di ruang kelas,” ungkapnya Sabtu (27/6/2020).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas