Narkotika Banyak Dimusnahkan, Tetapi Bandar Dihukum Mati Masih Tertunda

Pemusnahan Narkotika dengan cara dioven

65 Views

Jakarta, Diberitakani.com-  BNN musnahkan  barang bukti narkotika golongan 1 sari hasil pengungkapan selama pandemi covid-19 sebanyak 86.623 gram sabu dan narkotika jenis lainnya, dilakukan di lapangan Parkir BNN Pusat, Jum’at (3/7/2020).

Ketua Umum GANNAS I Nyoman Adi Peri S.H yang ikut hadir dalam kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut mengatakan, satu koreksi bagi pemerintah sudah banyak jumlah terpidana mati belum dilakukan eksekusi, karena tidak henti-hentinya Bandar, Pengedar dan Produsen memproduksi Narkotika.

“Hampir semua jaringan internasional menuju sasaran  ke Indonesia, karena disparitas harganya yang begitu tinggi. Oleh karena itu menjadi suatu permasalahan yang menjadikan mereka berani untuk mengedarkan maupun menjadi bandar narkotika barang haram tersebut,” ungkap I Nyoman disela sela pemusnahan Barang Bukti Narkotika kepada media.

Kegiatan ini dihadiri Kepala BNN Komisaris Jenderal Polisi Drs. Heru Winarko, S.H, Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Drs Arman Depari Menteri Sosial Juliari Batubara, Ketua Umum GANNAS  I Nyoman Adi Peri S.H dan  Ruliadi Sekjen FOKAN.

Lebih lanjut Ketum GANNAS menambahkan terkait apa dikatakan oleh Kepala BNN Heru Winarko sebelumnya. Bahwa ada jenis narkotika baru masuk ke Indonesia yang berasal dari tanaman berupa serabut kulit kayu, namanya dimetil triptamina sebesar 1.538 gram.

Hal lainnya I Nyoman mengutarakan ada yang menarik disini, dimana salah satu publik figur/ artis yang perduli terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika, yakni  Nikita Mirzana ,karena keberanian dan keperduliaanya serta cerdas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *