Jaga Kesehatan Mental Anak Selama Pandemi Bisa Dengan Melihat Informasi Digital Menarik dan Menghibur

0 0
1.284 Views
Read Time:3 Minute, 34 Second

Jakarta, Diberitakan.com – Keadaan dan kondisi mental seseorang, termasuk anak di masa pandemi covid-19 dapat menjadi lebih buruk. Sebabnya karena anak cenderung mengalami depresi dan kecemasan.

“Anak dan remaja cenderung mengalami depresi dan kecemasan selama maupun setelah proses isolasi sosial berakhir. Berdasarkan hasil Survei U-Report UNICEF Indonesia selama 2-5 Juni 2020, menunjukan bahwa 42% pelajar sekolah membutuhkan materi KIE terkait kesehatan mental.  68% anak menilai bahwa materi tersebut akan sangat efektif dan dapat diterima anak dengan baik jika disalurkan melalui media sosial, dan dikemas dalam bentuk video, yaitu film pendek,” ungkap Ali Aulia Ramly, Spesialis Perlindungan Anak dari UNICEF Indonesia dalam acara Media Talk bertema ‘Yuk Jaga Keamanan dan Kenyamanan Diri Selama Berada di Rumah’ Jumat (10/7/2020).

Ali Aulia menjelaskan persoalan kesehatan jiwa merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Jika diabaikan maka akan menimbulkan masalah lainnya, seperti beban biaya yang lebih tinggi.

Untuk itu, UNICEF terus berupaya memberi dukungan dalam menjaga kesehatan jiwa anak di tengah pandemi ini, diantaranya melaksanakan workshop dan webinar untuk menyampaikan pesan tentang kesehatan jiwa dan psikososial, memberikan dukungan penguatan kapasitas bagi 700 pekerja sosial, memberikan layanan langsung melibatkan mitra, serta mengembangkan KIE untuk anak dan remaja.

Asisten Deputi Bidang Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi, Valentina Gintings mengutarakan sejak awal masa pandemi Covid-19, Kantor Staf Kepresidenan bersama Kemen PPPA, Kementerian Kesehatan, Kementerian Kominfo, dan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) telah menyediakan Layanan Psikologi Sehat Jiwa (SEJIWA) untuk memberikan dukungan layanan edukasi, konsultasi dan pendampingan melalui upaya pencegahan, penanganan dan pemulihan bagi perempuan dan anak yang terdampak Covid-19. Mekanisme pelayanan SEJIWA dilakukan secara online maupun offline.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Sambut HAN 2020 Menteri PPPA Berikan Paket Pemenuhan Kebutuhan Spesifik Anak se-Indonesia
Next post Pemprov Lampung Wajibkan Yang Keluar Masuk Lampung Miliki Kartu HAC

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

19 thoughts on “Jaga Kesehatan Mental Anak Selama Pandemi Bisa Dengan Melihat Informasi Digital Menarik dan Menghibur

  1. Interesting blog! Is your theme custom made or did you download it from somewhere?
    A theme like yours with a few simple tweeks would really make my blog stand out.
    Please let me know where you got your theme. Thank you

  2. Thank you for another informative web site.
    The place else may I get that kind of information written in such
    an ideal way? I have a challenge that I am
    just now working on, and I have been on the glance out for
    such info.

  3. I have been exploring for a bit for any high quality articles or blog posts in this kind of area .
    Exploring in Yahoo I eventually stumbled upon this web site.

    Reading this info So i am satisfied to exhibit that I have
    a very just right uncanny feeling I found out exactly what I needed.
    I most for sure will make certain to don’t disregard this site
    and provides it a glance regularly.

    Have a look at my web page; http://www.lubertsi.net

  4. Howdy! This article couldn’t be written much better! Looking through this
    post reminds me of my previous roommate! He continually kept preaching about this.
    I’ll send this article to him. Pretty sure he will have a good read.
    Thanks for sharing!

    Feel free to surf to my website: Breeze Tech Reviews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social profiles

Sponsor