Persagi Kabupaten Maros Peringati Hari Gizi Nasional ke-62 Mengajak 14 Puskesmas dan Rumah Sakit Membagikan Buah-buahan 

0 0
71 Views
Read Time:1 Minute, 40 Second

Diberitakan.com  | Maros – Buah-buahan merupakan sumber berbagai vitamin, mineral, dan serat pangan. Sebagian vitamin, mineral yang terkandung dalam sayuran dan buah-buahan berperan sebagai antioksidan atau penangkal senyawa jahat dalam tubuh.

Untuk itu di Kabupaten Maros, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional ke-62 Tahun, mengajak 14 puskesmas dan rumah sakit (RS) serentak membagikan buah-buahan siap saji bagi pasien baik yang datang berobat maupun yang sementara dirawat di UGD dan Rawat Inap pada selasa (25/01/2022).

Ketua Persatuan Ahli Gizi Indonesia ( PERSAGI ) Cabang Maros, Hj. Siti Asiah SKM, M.Kes mengatakan kedepannya berbagi buah ini bisa dilakukan satu kali sepekan secara rutin misalnya tiap hari jumat agar puskesmas dan RS membagikan buah-buahan siap saji serta menyajikan jamu sehat bagi masyarakat yang berkunjung.

Sementara itu, terlihat para ahli gizi di berbagai Puskesmas dan RS kompak mengenakan Batik seperti terlihat di UPTD Puskesmas Lau Maros.

Mereka membagikan buah-buahan siap saji pada seluruh pasien dan warga yang berkunjung untuk berobat.

Penanggung jawab Program Gizi Masyarakat Puskesmas Lau, Kurnia SKM mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk mengajak masyarakat agar selalu mengkonsumsi buah setiap hari karena buah dan sayur sangat bermanfaat guna perbaikan gizi dalam tubuh.

Hari Gizi Nasional Indonesia diperingati setiap tanggal 25 Januari tiap tahun merupakan upaya dan program perbaikan gizi masyarakat, dan untuk tahun 2022 ini mengangkat tema “Aksi Bersama cegah Stunting dan Obesitas”.

Diketahui, stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kurang gizi kronis dan infeksi berulang yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. Stunting pada anak menyebabkan terganggunya perkembangan otak, metabolisme tubuh, dan pertumbuhan fisik.

Sedangkan obesitas merupakan faktor risiko terjadinya Penyakit Tidak menular (PTM) seperti Penyakit Jantung Koroner (PJK), Diabetes Melitus (DM) atau kencing manis, dan hipertensi atau darah tinggi. Pencegahan terhadap obesitas dapat dilakukan dengan menjalankan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yaitu aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, mengonsumsi buah dan sayur, tidak merokok, mengurangi konsumsi gula garam dan lemak, dan memeriksakan kesehatan secara rutin.

Penulis: Anchank

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Berkembangnya Teknologi Sekolah SD 103 Inpres Hasanuddin Turut Andil Memperkuat Potensi Siswa Mengetahui Ilmu Informatika
Next post Youth Collaboration Bekerjasama Pemkab Maros Menginisiasi Road Show Bupati – Wakil Bupati Maros  Kunjungi 14 Kecamatan se-Kabupaten Maros

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social profiles

Sponsor